Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Efektif Bantu Menyembuhkan Pasien Corona, Remdesivir Disetujui BPOM AS dan Jepang


ObatTradisional.Net-- Efektif Bantu Menyembuhkan Pasien Corona, Remdesivir Disetujui BPOM AS dan Jepang. Banyak para ahli telah menguji berbagai macam obat-obatan untuk menemukan obat mana yang tepat untuk menyembuhkan pasien Corona Covid-19.

Salah satu dari sekian banyak obat-obatan yang telah di uji coba yang sudah terlihat hasilnya adalah remdesivir. Seperti yang sudah dilasir dari Kyodo News, Senin (27/04/2020), Perdana Menteri dari negara Jepang Shinzo Abe menyampaikan bahwasanya negara Jepang akan segera menyetujui
remdesivir sebagai obat anti virus pasien yang terdampak coronavirus.

Selain itu juga secara terpisah, salah seorang pejabat pemerintahan Jepang mengatakan bahwasanya, obat tersebut akan mulai disetujui pada awal bulai Mei sebagai obat untuk mengobati pasien Covid-19 di negaranya.

Selain itu juga Jepang sedang meneliti obat-obatan lain selain Remdesivir. Yaitu obat anti-influenza Avigan yang akan melewati uji tes klinis hingga sampai bulai Juli mendatang.

Remdesivir sendiri sebelumnya telah dikembangkan oleh salah satu perusaan biofarmasi dari negara Amerika Serikat AS Gi Sciences Inc. Sebagai kemungkinan obat untuk mengobati penyakit Ebola.

Hasil Uji Coba

Seperti dilasir dari CNBC, Rabu (29/04/2020), Gilead Sciences mengatakan bahwasanya hasil dari uji coba obat remdesivir untuk mengobati pasien Corona Covid-19 menunjukkan keberhasilan.

Setidaknya dari hasil uji coba tersebut 50 persen pasien yang diobati dengan menggunakan dosis 5 hari mengalami perubahan yang semakin baik dan lebih dari setengahnya telah berhasil sembuh serta keluar dari rumah sakit selama kurun waktu 2 minggu.

Bagian penasehat kesehatan Gedung Putih Amerika Serikat, Dr. Anthony Faucipada Hari Rabu (29/04/2020), menyampaikan bahwasanya hasil uji coba dari obat remdesivir yang dilakukan oleh National Institute Of Allergy and Infectious Deseases (NIAID) menunjukkan kabar yang baik. Yang mana uji coba yang dilakukan melibatkan 800 pasien coronavirus. Dia juga mengatakan bahwasanya obat remdesivir akan menjadi standar perawatan baru untuk pasien yang terkena Covid-19.

Selanjutnya The US Food and Drug Administration atau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Amerika Serikat tengah melakukan diskusi dengan Gilead untuk membuat remdesivir secara cepat dan sesuai dengan keperluan yang dibutuhkan saat ini. Uji coba kilinis Gilead yang kapasitasnya lebih kecil dengan melibatkan 397 pasien dengan katagori pasien Covid-19 dengan keadaan parah.

Harapan Baru

Studi ini telah melacak dua orang pasien yang telah melakukan perawatan di rumah sakit dengan gejala Covid-19. Satu kelompok pasien telah menerima pengobatan menggunakan remdesivir selama kurun waktu lima hari, sementara kelompok pasien yang lainnya menggunakan obat-obatan lainnya selama 10 hari.

Para peneliti mengatakan lebih dari separuh pasien di kedua kelompok tadi telah dikeluarkan dari rumah sakit dalam kurun waktu 14 hari.

Remdesivir telah menunjukkan harapan baru dalam mengobati SARS dan MERS, yang juga disebabkan dari virus corona.

Efektif Bantu Menyembuhkan Pasien Corona, Remdesivir Disetujui BPOM AS dan Jepang. Pejabat Kesehatan dari negara Amerika Serikat sendiri telah mengatakan bahwasanya, memproduksi vaksin untuk mencegah penyakit akan memakan waktu setidaknya 12 sampai 18 bulan lamanya. Sehingga sangatlah penting untuk segera menemukan obat yang tepat untuk menangani corona virus Covid-19 ini.